Literasi Saujana SMAN 14 Batam Semakin Menggigit, Hidupkan Pagi Rabu Penuh Semangat

Batam – Program Literasi Saujana SMAN 14 Batam terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Kini, kegiatan literasi tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi telah tumbuh menjadi budaya yang hidup dan dirasakan oleh seluruh warga sekolah.

Setiap Rabu pagi, tepat pukul 07.00 WIB, suasana sekolah sudah terasa berbeda. Jingle Literasi Saujana yang menghentak dan penuh semangat menyambut kedatangan siswa dan guru. Alunan jingle tersebut seolah menjadi pembuka energi pagi—menghadirkan nuansa literasi yang kuat sekaligus membangkitkan semangat belajar seluruh warga sekolah.

Kegiatan diawali oleh pembawa acara (MC) yang tampil unik dan menarik dengan menyampaikan pembukaan dalam empat bahasa, yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Prancis, Bahasa Arab, dan Bahasa Inggris. Penyajian multibahasa ini tidak hanya menjadi daya tarik tersendiri, tetapi juga mencerminkan semangat global, keberagaman, serta kecakapan literasi siswa yang terus berkembang.

Alhamdulillah, kegiatan ini telah berjalan selama satu tahun sejak diresmikan, dan kini mulai menunjukkan hasil yang nyata. Literasi Saujana tidak lagi sekadar program, tetapi telah menjadi ajang bagi siswa untuk menyampaikan gagasan, ide, dan cara berpikir mereka secara terbuka. Tim literasi yang bertugas pun semakin matang. Mereka kini terbiasa tampil dan “beroperasi” di lapangan sekolah, menghadapi audiens yang beragam dengan penuh percaya diri. Penyajian materi semakin menarik dan variatif, tidak lagi sekadar membaca teks, tetapi dikembangkan dalam bentuk drama, simulasi, dan praktik langsung.

Pendekatan ini membuat materi lebih mudah dipahami dan terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Tim literasi seolah memahami bahwa menyampaikan materi di ruang terbuka bukan perkara mudah. Mereka harus memastikan audiens tidak hanya mendengar, tetapi juga melihat, memperhatikan, dan terlibat secara aktif. Karena itulah, setiap penyajian dipersiapkan dengan sungguh-sungguh. Dari konsep hingga pelaksanaan, semuanya dirancang agar mampu menghadirkan pengalaman belajar yang hidup. Hal ini menunjukkan bahwa siswa tidak hanya berkembang dalam penguasaan materi, tetapi juga dalam kemampuan komunikasi dan penyampaian di hadapan khalayak. Kegiatan Literasi Saujana menjadi wadah penting bagi siswa untuk tumbuh secara utuh—tidak hanya cerdas secara teori, tetapi juga terampil dalam memaparkan dan menyajikan ide dengan cara yang menarik dan bermakna.

Keberhasilan program ini tentu tidak terlepas dari peran para guru pembimbing. Ucapan terima kasih disampaikan kepada Ibu Santi, Ibu Nurmi, dan Ibu Siti yang telah membimbing, mengarahkan, dan menjaga agar kegiatan literasi ini tetap hidup dan berkembang dengan baik.

Dengan semangat yang terus terjaga, Literasi Saujana diharapkan menjadi salah satu ciri khas SMAN 14 Batam dalam membangun budaya literasi yang aktif, kreatif, dan berdampak nyata bagi seluruh siswa.

Tamalatea, April 2026

newsmatic
Scroll to Top